Wakil Rektor I Bagian Akademik, Dr. F. Yudi Limpraptono, ST,MT, menyampaikan rencana ITN Malang membuka Program Studi Manajemen Bisnis

Wakil Rektor I Bagian Akademik, Dr. F. Yudi Limpraptono, ST,MT, menyampaikan rencana ITN Malang membuka Program Studi Manajemen Bisnis, Sabtu (23/11/2019). (Foto: Ata/ itnmalangnews.id)


Malang, ITN.AC.ID — Program Studi Manajemen yang terkait dengan dunia keteknikan saat ini bisa dibilang masih terbatas. Jadi tidak salah bila Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang melebarkan sayapnya dengan rencana membuka prodi baru manajemen bisnis. Prodi yang masih dalam taraf penggodokan ini nantinya akan melengkapi delapan prodi FTI yang sudah ada.

Wakil Rektor I Bagian Akademik, Dr. F. Yudi Limpraptono, ST,MT, menyatakan, bisnis dan teknik memiliki keterkaitan sehingga tidak aneh bila kampus teknologi memiliki Prodi Manajemen Bisnis. Pasalnya di Prodi Teknik Industri yang sudah ada sekarang juga terdapat perhitungan bisnis industri.

“Bisnis sedang trend, apalagi yang modern seperti unicorn dan decacorn terus bermunculan. ITN Malang ingin meningkatkan kualitas institusi dan minat mahasiswa dengan prodi baru. Sementara S-2 Teknik Elektro dan Perencanaan Wilayah Kota sedang proses, akan kami tambah untuk FTI dengan prodi bisnis,” beber Yudi, di Kampus 2 ITN Malang, Sabtu (23/11/2019).

Baca juga: Perjuangan 33 Tahun PWK ITN Malang dibayar Akreditasi A dan Go Internasional

Sebagai langkah awal ITN Malang turut mengundang dosen Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof.Dr.Ir. Udisubakti Ciptomulyono, M.Eng, SC. ITS Surabaya sendiri sudah sejak tahun ajaran 2011/2012 membuka Prodi Manajemen Bisnis dengan fokus pada bisnis teknologi baru.

Udisubakti mengatakan, sah-sah saja institut teknologi memiliki prodi bisnis. Terlebih lagi jika bisnis yang diajarkan masih seputar teknologi. “Pertumbuhan industri berbasis teknologi di Indonesia tinggi. Peluang keuntungannya juga besar, maka kita perlu lebih fleksibel dengan berkembang zaman,” ujarnya.

Dengan membuka prodi bisnis, diharapkan peminat calon mahasiswa masuk Kampus Biru akan semakin banyak. Apalagi prodi bisnis memiliki pangsa pasar yang bisa dibilang menjanjikan. “Institut teknologi tidak hanya diminati anak sains teknologi, tetapi juga sosial humaniora. Di Indonesia sendiri, prodi bisnis termasuk diminati. Bahkan cukup banyak pengusaha yang menginginkan anaknya belajar bisnis di dalam negeri,” tandasnya. (itnmalangnews.id/ mer/humas)

Baca juga: ITN Malang Buka Tiga Prodi Sarjana Terapan Baru

208 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini