Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, apresiasi pembangunan Pura Astawinayakan di kampus 2, ITN Malang, Senin (28/10/19). (Foto: Yanuar/humas)

Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, apresiasi pembangunan Pura Astawinayakan di kampus 2, ITN Malang, Senin (28/10/19). (Foto: Yanuar/humas)


 

MALANG, ITN.AC.ID — Keberadaan Pura Astawinayakan yang berlokasi di Kampus 2 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang diapresiasi oleh Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni. Begitupun keinginan Rektor ITN Malang untuk merajut Bhinneka Tunggal Ika dari sisi agama mendapat simpati tersendiri dari orang nomor satu di Disbudpar Kota Malang ini.

“Lokasi pura di dalam kampus, ya di ITN Malang. Saya sangat mengapresiasi, apalagi Rektor ITN juga ingin merajut kebinnekaan dari sisi agama dengan adanya bangunan masjil, kapel, dan sekarang pura,” ujar Ida, Senin (28/10/19).

 

Usai pemelaspasan, Pura Astawinayakan ITN Malang siap digunakan untuk ibadah. (Foto: Yanuar/humas)

Usai pemelaspasan, Pura Astawinayakan ITN Malang siap digunakan untuk ibadah. (Foto: Yanuar/humas)

 

Ida yang juga menjabat Plt Dispora Kota Malang berharap dengan adanya pura di ITN Malang, mahasiswa hindu bisa beribadah dengan maksimal. Sehingga mahasiswa tidak perlu jauh-jauh mencari tempat beribadah. Selain itu masyarakat sekitar kampus juga bisa ikut bersembahyang di pura ITN Malang.

“Saya lihat di satelit pura ini bersinar, ada titik sinarnya. Artinya bahwa di sinilah tempat suci yang harus dipergunakan sebagai tempat persembahyangan umat Hindu. Mencari tempat untuk persembahyangan itu tidak sembarangan, tidak bisa asal,” ujar Ida. Menurutnya, setelah upacara pemelaspasan maka pura sudah bisa digunakan untuk tempat persembahyangan.

Baca juga: Terenyuh dan Iba, Saat Dosen dan Staf ITN Malang kunjungi Panti

Apresiasi terwujudnya Pura Astawinayakan juga disampaikan oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, dr. Putu Moda Arsana. Putu sebagai wakil dari PHDI merasa bangga bisa menyaksikan pembangunan pura, serta cita-cita yang digagas oleh ITN Malang terhadap kebhinekaan.

“Negara kita dibangun dan diperjuangkan oleh semua komponen bangsa. Sudah pada tempatnyalah kampus seperti ITN Malang melakukan kegiatan yang sifatnya materiil dan spiritual baik sifatnya pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” tandasnya. (mer/humas)

Baca juga: Baca Alquran di ITN Malang Dapat BBM Gratis

116 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini