Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) D-3 ITN Malang melakukan penggalangan dana sebagai bentuk empati untuk korban kerusuhan Wamena dan gempa bumi Maluku, Kamis (17/10/19). (Foto: Istimewa)

Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) D-3 ITN Malang melakukan penggalangan dana sebagai bentuk empati untuk korban kerusuhan Wamena dan gempa bumi Maluku, Kamis (17/10/19). (Foto: Istimewa)


 

Tidak ada kata cukup dan terlambat dalam urusan menolong orang lain. Seperti halnya 27 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) D-3 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini. Mereka menggalang dana sebagai bentuk empati untuk korban kerusuhan di Wamena dan korban gempa bumi di Maluku, Kamis (17/10/19).

“Sebagai makhluk sosial kita harus saling tolong menolong. Mereka (masyarakat Wamena dan Maluku) adalah saudara-saudara kita. Ini sekaligus sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan tinggi, yaitu pengabdian pada masyatakat,” ujar Rahmat Irfansyah Miluanto, penanggung jawab kegiatan.

Bertempat di pertigaan Karanglo dan pertigaan lampu merah Arjosari Malang, mahasiswa ITN Malang ini berusaha mengetuk simpati dari pengendara yang lewat. Aksi mahasiswa pun mendapat simpati dari pengguna jalan dan polisi.

 

Mahasiswa ITN Malang menggalang dana di pertigaan Karanglo dan Pertigaan Arjosari untuk masyarakat Wamena dan Maluku. (Foto: Istimewa)

Mahasiswa ITN Malang menggalang dana di pertigaan Karanglo dan Pertigaan Arjosari untuk masyarakat Wamena dan Maluku. (Foto: Istimewa)

 

“Kami cari tempat yang strategis dan pusat keramaian, terutama saat kendaraan berhenti di lampu merah. Selain dapat uang kami juga diberi roti oleh seorang pengguna jalan. Bapak polisi juga membagi air mineral,” kata mahasiswa semester lima ini.

Dari aksi tersebut terkumpullah dana sekitar 1 juta 730 ribu rupiah. Sedianya dana akan dibagi dua, untuk Wamena dan Maluku. Untuk gempa Maluku akan disalurkan lewat Yayasan Rumah Zakat dan untuk korban kerusuhan Wamena melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Baca juga: Banjir Sentani Papua, Gugah Kepedulian Mahasiswa ITN Malang

“Kami berharap semoga suasana di Wamena bisa lekas kondusif, aman, dan tenteram. Serta warga selalu diberikan kesabaran dan bisa semangat dan bangkit kembali menata hidup,” kata Rahmad. Mewakili teman-temannya HMM D-3 ia berharap bisa membantu saudara-saudara di Wamena dan Maluku.

Sementara untuk korban gempa Maluku Rahmad juga berharap warga selalu diberi ketabahan, bisa bangkit kembali, semangat, dan diberi perlindungan oleh Allah SWT.

“Saya juga berharap untuk Himpunan Mahasiswa Mesin D-3 semoga selalu solid, mengedepankan rasa kekeluargaan dan terus membantu sesama,” tegas mahasiswa asal Malang ini. (me/humas)

Baca juga: Civitas Akademika ITN Malang Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah

21 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini