Rektor ITN Malang Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, M SEE (kiri) bersama Direktur PT Muara Karya, Dr Ir Kukuh Lukiyanto, ST MM MT menunjukkan MoU yang telah ditandatangani bersama di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 ITN Malang, Rabu (31/03/2021).


Malang, ITN.AC.ID – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bersama PT Muara Karya Surabaya melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU), di Ruang Sidang Rektorat Kampus 1 ITN Malang. Ditandatangani langsung oleh Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, M.SEE dan Direktur PT Muara Karya, Dr. Ir. Kukuh Lukiyanto, ST MM MT.

Kerjasama ini merupakan implementasi dari program pemerintah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dimana perguruan tinggi diharuskan menjalin relasi dengan industri sebagai upaya meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills.

Baca juga: Komitmen Tingkatkan Kualitas dan Kualifikasi Tenaga Perencanaan, PWK ITN Malang Kerjasama dengan PT ACA-Pacific Indonesia

“Kami diharuskan bekerjasama dengan industri. Membangun jaringan, berkolaborasi dan transfer knowledge. Apalagi dengan kebijakan pemerintah dalam MBKM. Jadi, kampus harus selektif dalam MoU, betul-betul harus ada implementasinya,” kata rektor, Rabu (31/03/2021).

Keinginan rektor terhadap nota kerjasama untuk selalu dievaluasi progresnya disambut baik oleh Direktur PT Muara Karya, Dr. Ir. Kukuh Lukiyanto, ST MM MT. “Secara prinsip PT Muara Karya selalu terbuka kepada perguruan tinggi untuk memenuhi target yang ditetapkan pemerintah. Kami siap membantu,” jawab Kukuh.

Baca juga:  Cahaya Masjid Al-Ilyas Menangkan Archivolks 2021 Rendering Challenge

Dikatakan Kukuh, PT Muara Karya merupakan perusahaan yang bergerak di beberapa bidang, antara lain kontruksi developer, peternakan dan penerbitan. Untuk kerjasama dengan perguruan tinggi, PT Muara Karya biasanya dalam bentuk magang kerja.

“Dengan aturan baru kuliah kampus merdeka ini kami sedang merumuskan kembali (aturan magang). Selain itu kami juga biasa memberikan kuliah tamu. Kalau di luar Jawa kuliah tamu yang banyak diminta dalam bidang entrepreneurship,” jelas Kukuh.

Untuk lima tahun ke depan kedua belah pihak akan bekerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia dan IPTEK melalui penyelenggaran pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. (me/Humas ITN Malang)

 494 total views,  1 views today

image_pdfimage_print