Esa Yoga Putu Berlian Adiyana Koordinator Duta Mahasiswa Satgas Covid-19 ITN Malang (empat dari kiri) dan anggota foto bersama pengurus Panti Asuhan Nurul Abyadh Sumbersari, Lowokwaru, Malang saat melakukan kegiatan edukasi 3M dan bakti sosial, Sabtu (19/12/2020). (Foto: Istimewa)


Malang, ITN.AC.ID – Memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun, atau biasa di sebut 3M merupakan protokol kesehatan yang dikampanyekan oleh mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Mahasiswa Kampus Biru ini tergabung dalam Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ITN Malang. Di bawah naungan Tim Sub Bidang Edukasi Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di tingkat Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Berbekal pengetahuan dan surat tugas mereka melaksanakan tugas selama tiga bulan mulai Oktober sampai Desember 2020.

Tugas penuh resiko ketika bersinggungan dengan berbagai lapisan masyarakat sudah diantisipasi oleh pemerintah. Sebelum terjun ke lapangan, ke 16 duta satgas Covid-19 ITN Malang bersama duta satgas kampus lain mendapatkan materi tentang seluk beluk Covid-19 serta cara pencegahannya.

Duta Mahasiswa Satgas Covid-19 ITN Malang dan KSR PMI Unit ITN Malang mengadakan kampanye 3M dan bakti sosial di salah satu panti asuhan. (Foto: Istimewa)

Duta Mahasiswa Satgas Covid-19 ITN Malang dan KSR PMI Unit ITN Malang mengadakan kampanye 3M dan bakti sosial di salah satu panti asuhan. (Foto: Istimewa)

Tugas penuh resiko ketika bersinggungan dengan berbagai lapisan masyarakat sudah diantisipasi oleh pemerintah. Sebelum terjun ke lapangan, ke 16 duta satgas Covid-19 ITN Malang bersama duta satgas kampus lain mendapatkan materi tentang seluk beluk Covid-19 serta cara pencegahannya.

Esa Yoga Putu Berlian Adiyana Koordinator Duta Mahasiswa Satgas Covid-19 ITN Malang mengatakan, kerja keras mereka mendapat apresiasi dari Tim Monev Satgas 25 (Satgas Provinsi Jawa Timur). Pasalnya mereka tidak hanya memberikan edukasi semata. Namun, juga melakukan pengadaan fasilitas PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) untuk menunjang penerapan 3M, pembagian masker, dan penyerahan sembako dalam kegiatan bakti sosial.

Baca juga: KSR Unit PMI ITN Malang Cegah Covid-19 di “Griya Asih”

“Alhamdulillah, kami diberi applause oleh tim monev karena inovasi edukasi yang kami berikan. Sebab, selain kegiatan utamanya edukasi mengenai pentingnya 3M, kami juga memberikan instalasi wastafel, melakukan penyemprotan desinfektan serta pembagian masker, hand sanitizer dan sembako,” beber mahasiswa Teknik Sipil S-1 ini saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp beberapa hari yang lalu.

Dikatakan Esa, awal tugas Duta Mahasiswa Satgas Covid-19 adalah memberikan edukasi kepada lembaga sosial dan lembaga pendidikan di Kota Malang, seperti panti asuhan dan sekolah. Bekerjasama dengan UKM KSR PMI Unit ITN Malang mereka juga mengadakan bakti sosial.

Baca juga: Hindari Penularan Covid-19, ITN Malang Sediakan Bak Cuci Tangan di Kampus dan Ajak Masyarakat Biasa Cuci Tangan

“Anggota satgas memang kebanyakan diambil dari anggota KSR dan hanya ada beberapa yang bukan (KSR). Besar harapan kami semoga kegiatan yang kami lakukan bermanfaat untuk lembaga yang telah kami edukasi. Mendorong kesadaran akan pentingnya melaksanakan 3M dalam kondisi saat ini, dan semoga pandemi ini lekas berlalu,” harap mahasiswa asal Malang ini.

Kegiatan dari duta stagas Covid-19 secara kontinyu dilaporkan memakai aplikasi satgas Covid-19. Selain alamat dan foto kegiatan, kepatuhan menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dari masyarakat yang berkomitmen 3M dan masyarakat yang menolak serta hambatan dalam edukasi juga turut dilaporkan. (mer/Humas ITN Malang)

161 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini