“Kalian mahasiswa baru yang sudah memilih ITN Malang, kampus ini cocok untuk mengembangkan potensi kalian. Kualitas ITN sudah tidak diragukan lagi” (Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji). (Foto: Yanuar/humas)

“Kalian mahasiswa baru yang sudah memilih ITN Malang, kampus ini cocok untuk mengembangkan potensi kalian. Kualitas ITN sudah tidak diragukan lagi” (Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji turut menyambut mahasiswa baru Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Di hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Sutiaji menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru ITN Malang di Bumi Arema melaui video berdurasi satu menit, Senin (14/09/20).

Menurut Sutiaji, semua pihak saat ini sedang dalam masa keprihatinan dengan adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, perkuliahan harus terus berjalan dengan cara daring, maka semangat dan idealisme mahasiswa harus tetap dijaga.

“Selamat datang di Bumi Arema bagi mahasiswa baru Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Kalian semua calon pemimpin bangsa, kalian garda terdepan pengawal demokrasi di Indonesia, pengawal kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan di bumi pertiwi. Maka, optimalkan potensi diri melalui belajar di perguruan tinggi ternama ITN Malang,” kata Sutiaji dalam video sambutannya.

 

SI GAJA, Robot Ganesha, ITN Malang melintas di depan bagai kota, saat ikut memeriahkan Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2019. (Foto: Yanuar/humas)

SI GAJA, Robot Ganesha, ITN Malang melintas di depan bagai kota, saat ikut memeriahkan Festival Kendaraan Hias Kota Malang 2019. (Foto: Yanuar/humas)

 

Sebelum kegiatan PKKMB, Humas ITN Malang sempat mewawancara Sutiaji di kantornya di Balai Kota Malang pada Kamis, (10/09/20). Dikatakan Sutiaji, pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru sangat diperlukan sebagai masa transisi dari siswa ke mahasiswa. Mahasiswa baru perlu pengenalan metodologi kampus, dimana karakter terbentuk saat siswa memasuki dan menjadi mahasiswa.

“Persoalannya sekarang kan perkuliahan belum bisa dengan tatap muka, nah efektifitas kuncinya di mahasiswa. Berhasil tidaknya bergantung mahasiswa. Bisa saja saat ini ia ikut daring, kemudian ditinggalkan. Inilah titik poinnya, membuat mahasiswa disiplin tidak harus ditekankan dari atas, tapi semestinya tumbuh dari diri sendiri,” ujar Sutiaji.

Baca juga: Dengan Semangat Kepemimpinan Wali Kota Malang Ajak Mahasiswa Baru ITN Malang jadi Entrepreneur

Sutiaji juga mengingatkan, mahasiswa ITN Malang berasal dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Akan ada perbedaan waktu tiap daerah, sehingga jadwal perkuliahan daring perlu benar-benar diatur agar semua bisa terfasilitasi.

“Saya ingat, dulu mahasiswa masuk ke ITN itu susah, yang bisa masuk hanya mahasiswa pilihan. Maka, kampus tolong pertahankan menjaga kualitas itu. Dan kalian mahasiswa baru yang sudah memilih ITN, kampus ini cocok untuk mengembangkan potensi kalian. Kualitas ITN sudah tidak diragukan lagi,” tegasnya. (me/humas)

Baca juga: Mahasiswa Rantau ITN Malang Terdampak Covid-19 dapat Bantuan Pemkot Malang

87 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini