Hamimah Hassan, PhD dosen UPM memberikan kuliah tamu tentang Revolusi Industri 4.0. di Kampus 2 ITN Malang, Jumat (20/12/19). (Foto: Yanuar/humas)

Hamimah Hassan, PhD dosen UPM memberikan kuliah tamu tentang Revolusi Industri 4.0. di Kampus 2 ITN Malang, Jumat (20/12/19). (Foto: Yanuar/humas)


 

Malang, ITN.AC.ID — Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT menerima rombongan dosen dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Jumat (20/12/19). Perwakilan UPM selain memberikan kuliah tamu tentang Revolusi Industri 4.0, mereka juga memberikan info seputar kampus UPM. Mengambil tajuk Revolusi Industri 4.0, kuliah tamu diadakan di Ruang Amphi Teknik Mesin Kampus 2 ITN Malang, Jl. Raya Karanglo, KM 2, Malang.

Dikatakan oleh Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT., teknik dalam industri teknologi berpengaruh pada masa depan bangsa. “Masa depan dipengaruhi oleh industri dan teknologi. Berfokus pada Revolusi Industri 4.0. Jadi, dengan hadirnya UPM di sini (ITN Malang) bisa memberikan wawasan lebih untuk meningkatkan kualitas serta perlu adanya kerjasama dalam berbagai bidang,” ujar Kustamar.

 

Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT : Industri teknologi berpengaruh pada masa depan bangsa. (Foto: Yanuar/humas)

Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT : Industri teknologi berpengaruh pada masa depan bangsa. (Foto: Yanuar/humas)

 

Sementara itu Hamimah Hassan, PhD dosen UPM menyampaikan, revolusi industri memunculkan produk dan profesi baru. Misalnya, banyak bisnis online, digital marketing dan lain sebagainya. Di bidang pendidikan akademik, terdapat perubahan kurikulum dan metode efektif.

“Bisnis penting, digital juga penting. Namun sekarang trend mengarah ke riset. Orang teknik dapat banyak bekerja sama dengan bidang lain untuk menghasilkan sesuatu,” ujar Hamimah.

Baca juga: Yuk Jadi Pengusaha di Era Revolusi Industri 4.0

Relasi antar negara dibutuhkan untuk transfer ilmu pengetahuan dan teknologi. Contohnya, komersialisasi produksi China dan kemajuan manufaktur di Jepang. Dalam suatu Negara, perguruan tinggi juga perlu bekerja sama dengan industri.

Menurut Hamimah, orang teknik memiliki peluang yang lebih luas sekarang. Sebab, teknik bisa bekerja sama dengan berbagai bidang ilmu. “Teknik cakupannya banyak. Di universiti kami contohnya, fakultas sains bekerja sama dengan teknik dalam pembuatan produk. Kami juga punya manajemen bisnis yang selaras dengan beberapa mata kuliah teknik,” pungkasnya. (me/humas)

Baca juga: Profesor Malaysia Kupas Pendidikan di dalam Revolusi Industri 4.0

125 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini