
Perkuat Sinergi Pendidikan, ITN Malang dan Atase Timor-Leste Kawal Izin Tinggal hingga Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa
Mahasiswa aktif asal Timor-Leste yang menempuh studi di ITN Malang menyimak dengan serius pemaparan rektor. (Foto: Humas ITN Malang)
Malang, ITN.AC.ID – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa internasional. Kampus teknik terbaik di Malang ini menerima kunjungan resmi dari Atase Pendidikan Republik Demokratik Timor-Leste di Bali, Manuel Pereira Cardoso, bersama jajaran Konsulat Jenderal di Ruang Sidang Rektorat, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan strategis ini membedah berbagai langkah nyata untuk mengawal sekitar 42 mahasiswa aktif asal Timor-Leste yang tengah menempuh studi di ITN Malang, mulai dari kemudahan administrasi imigrasi, pendampingan bahasa, hingga jaminan sertifikasi kompetensi teknis saat lulus nanti.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menyambut hangat hadirnya delegasi Timor-Leste. Menurutnya, potensi akademis mahasiswa Timor-Leste sangat luar biasa dan terbukti mampu bersaing. Salah satu buktinya adalah alumni S-2 ITN Malang asal Timor-Leste yang kini dipercaya menjabat sebagai Direktur BUMN Listrik (PLN) di negara tetangga tersebut.
“Secara kemampuan akademis, teman-teman dari Timor-Leste ini sebenarnya tidak kalah. Bahkan untuk technical language atau bahasa teknis keteknikan, tidak ada masalah sama sekali. Kendalanya hanya pada komunikasi harian karena ada language barrier,” ungkap Rektor.
Untuk mengatasi hambatan bahasa Indonesia tersebut, ITN Malang menawarkan skema pelatihan dan pendampingan bahasa secara paralel di semester awal.
“Kami ingin ada agreement dan komitmen bersama dengan Pemerintah Timor-Leste. Kita sediakan pelatihan bahasa di 3 sampai 6 bulan pertama studi. Kami siap atur sumber daya dan pembiayaannya agar mereka tidak terkendala bahasa berlarut-larut,” tambahnya.
Tak sekadar memberikan ijazah, Awan menegaskan bahwa ITN Malang yang berbasis pada kurikulum teknik dan bisnis digital siap membekali mahasiswa Timor-Leste dengan uji kompetensi terakreditasi. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan infrastruktur dan pemetaan wilayah yang masif dilakukan Pemerintah Timor-Leste saat ini.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., bersama Atase Pendidikan Timor-Leste, Manuel Pereira Cardoso, berfoto bersama usai membahas kerja sama pendidikan. (Foto: Humas ITN Malang)
Di sisi lain, kunjungan ini juga menjadi momen krusial untuk menyelaraskan urusan imigrasi dan izin tinggal (Kitas). Perubahan regulasi dan penyesuaian sistem keimigrasian di Indonesia yang berlangsung secara dinamis membutuhkan langkah antisipatif serta koordinasi erat antara pihak kampus dan konsulat.
Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) ITN Malang, Krisna Febrian Anugerahputra, ST., MT., M.Sc., menjelaskan bahwa pihak kampus terus pasang badan mendampingi para mahasiswa internasional dan bertindak sigap menolong mahasiswa agar terhindar dari risiko overstay.
“Kami di KUI tidak pernah melepas mahasiswa begitu saja. Sejak jauh-jauh hari, sekitar dua bulan sebelum masa berlaku izin tinggal habis kami selalu proaktif mengingatkan dan mendampingi proses perpanjangannya. ITN Malang berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan menolong mahasiswa agar seluruh dokumen perizinan mereka aman dan terhindar dari overstay,” tegas Krisna.
Baca Juga : Mahasiswa ITN Malang Ikuti Youth Forum “Malang Creative Economy Goes Global” Voice of Indonesia
Langkah proaktif ITN Malang ini mendapat apresiasi tinggi dari Asisten Atase Pendidikan Timor-Leste, Manuel Pereira Cardoso. Manuel mengakui bahwa ITN Malang merupakan salah satu kampus teknik favorit yang melahirkan banyak SDM berkualitas di negaranya.
“Jujur, alumni dari ITN Malang ini sudah banyak yang menjadi pejabat dan memegang posisi penting di Timor Leste. Negara kami sedang berkembang dan sangat membutuhkan lulusan berpotensi dengan akreditasi kampus yang bagus seperti ITN Malang,” tutur Manuel.
Manuel berharap silaturahmi dan koordinasi intensif ini dapat melahirkan kerja sama resmi yang lebih rinci, termasuk skema beasiswa dan pemutakhiran data mahasiswa aktif maupun yang menempuh studi jarak jauh.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Staf Lokal Konjen Timor-Leste Urusan Pendidikan, Dede Jovan; Wakil Rektor 3 ITN Malang, Dr. Hardianto, ST., MT.; jajaran Dekan dan Wakil Dekan FTI serta FTSP ITN Malang; serta perwakilan mahasiswa Timor-Leste. (Mita/Humas ITN Malang)



