Back

Belajar Sains Lebih Seru, Puluhan Siswa SD My Little Island Amati Pembangkit Energi Terbarukan di ITN Malang

Mahasiswa Teknik Elektro S-1 ITN Malang menjelaskan mekanisme penyerapan energi matahari pada perangkat solar tracker di area edukasi PLTS ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)


Malang, itn.ac.id – Suasana Laboratorium Energi Baru Terbarukan dan Edupark PLTS Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) tampak ramai dan hidup pada Senin (19/10/2026). Sebanyak 86 murid kelas 4 dari SD My Little Island Malang berkunjung langsung ke Teknik Elektro S-1 di Kampus 2 ITN Malang. Mereka datang untuk melihat sendiri secara dekat bagaimana listrik bisa dihasilkan dari sinar matahari, air, angin, sampai sampah biologis.

Kegiatan edukatif ini digelar untuk mendukung pelajaran sains sekolah yang memakai kurikulum Cambridge, khususnya pada materi perubahan dan perpindahan energi. Dibanding hanya membaca buku atau menonton video di kelas, para siswa diajak mengamati langsung miniatur smart home, kincir angin, Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH), hingga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), dan deretan panel surya (PLTS) berukuran besar di ITN Malang.

Koordinator Kunjungan dari SD My Little Island, Wahyu Candra Winanda (Mr. Wahyu), menceritakan alasan di balik pilihannya mengajak anak-anak ke ITN Malang.

Baca Juga : Siswa SD Kristen Masa Depan Cerah “Berburu” Energi Terbarukan di ITN Malang

“Kemarin waktu merencanakan field trip materi sains tentang energi, saya mencari alternatif tempat yang menyediakan edukasi energi terbarukan. Saya baca berita kalau ITN punya Edupark PLTS. Setelah survei, kami rasa ini pas dan cocok. Kalau di sekolah biasanya mereka mendapatkan teori dari gambar atau video, nah di sini anak-anak bisa melihat bentuk aslinya, ukurannya, dan cara kerjanya,” kata Mr. Wahyu.

Ia juga mengapresiasi kelengkapan alat dan fasilitas laboratorium di ITN Malang. “Fasilitas lab-nya bagus sekali. Ada miniatur smart home, kincir angin, biomassa, dan area PLTS-nya memang luas. Harapan kami anak-anak pulang membawa pemahaman baru yang bisa mereka terapkan lagi saat pembahasan di kelas,” ujarnya.

Mahasiswa memaparkan cara kerja sistem energi terbarukan dan smart home di dalam Laboratorium EBT Teknik Elektro S-1 ITN Malang kepada para siswa SD My Little Island. (Foto: Humas ITN Malang)

Rasa Ingin Tahu dan Kepolosan Anak-Anak

Sepanjang mengelilingi area laboratorium, rasa penasaran anak-anak terlihat jelas. Salah satu murid, Kimi Giandra Petrarizky, mengaku paling berkesan saat melihat miniatur Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH).

“Paling suka lihat pembangkit listrik yang pakai air, bagus! Airnya mengalir dan bisa mengubahnya menjadi listrik,” tutur Kimi jujur saat diajak ngobrol santai di sela kegiatan.

Keseruan ini juga dirasakan oleh Aline Clarissa Nadya, mahasiswa Teknik Elektro S1 ITN Malang yang mendampingi anak-anak selama kunjungan. Menariknya, Aline sendiri merupakan alumni dari SD My Little Island kelulusan tahun 2013.

Baca Juga : Ketika Lab Teknik Elektro Jadi Arena Bermain Sains: Serunya Siswa SD Charis Malang “Berburu” Matahari di ITN Malang

“Senang sekali bisa ketemu adik-adik dari sekolah saya dulu. Mereka antusias dan kritis, banyak tanya sampai ada yang nyeletuk, ‘Kak, ini harganya berapa? Aku mau bikin!’ Karena di sekolah sehari-hari pakai bahasa Inggris, tadi saya mendampingi dan menjelaskan materinya juga memakai bahasa Inggris,” cerita mahasiswa angkatan 2025 ini.

Aline berharap kunjungan ini bisa memantik minat adik-adiknya terhadap dunia teknik dan sains sejak kecil. “Semoga adik-adik makin semangat belajar. Siapa tahu nanti kalau sudah besar ada yang tertarik masuk jurusan teknik dan ngikutin jejak saya kuliah di ITN Malang,” harapnya.

Lewat kegiatan edukasi yang berdampak nyata ini, ITN Malang terus membuka ruang laboratorium dan fasilitas teknologinya bagi sekolah-sekolah di Malang Raya, sekaligus mengenalkan pemanfaatan energi ramah lingkungan kepada generasi muda sejak dini. (Mita/Humas ITN Malang)

Copyright - PERKUMPULAN PENGELOLA PENDIDIKAN UMUM DAN TEKNOLOGI NASIONAL - ITN MALANG - Powered by - PUSTIK 2023