
Sambut Semester Baru, ITN Malang Perkuat Ekosistem Digital dan Kurikulum Berbasis AI
Jajaran pimpinan dan para dosen foto bersama usai acara Pertemuan Awal Semester Ganjil 2026-2027 di Aula Kampus 1. (Foto: Humas ITN Malang)
Malang, ITN.AC.ID – Di tengah kabar melemahnya tren penerimaan mahasiswa baru di sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) wilayah Malang, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) justru mencatatkan performa positif. Momen manis ini disampaikan langsung dalam Pertemuan Awal Semester Ganjil 2026/2027 yang berlangsung di Aula Kampus 1 ITN Malang, Rabu (23/9/2026).
Agenda rutin tahunan ini dihadiri jajaran pimpinan, mulai dari Rektor ITN Malang Ir. Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., jajaran Wakil Rektor, Direktur dan Sekprodi Program Pascasarjana (PPs), Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, hingga seluruh dosen tetap, PNS Dpk, maupun dosen luar biasa.
Kabar gembira mengenai lonjakan pendaftar Mahasiswa Baru (Maba) menjadi pembuka yang menyegarkan semangat para pendidik. Rektor mengapresiasi kerja keras tim Lembaga Penerimaan dan Promosi Mahasiswa Baru (LP2MB) bersama pimpinan fakultas serta prodi. Namun, ia juga mengingatkan agar seluruh sivitas akademika tidak cepat berpuas diri.
Baca Juga : Sambut Era Digital Baru, ITN Malang Gelar Trial “New Siakad”: Sistem Terintegrasi Buatan Mandiri
“Kita patut berbangga dan bersyukur, tahun ini capaian penerimaan mahasiswa baru kita meningkat. Di 2026, kala banyak PTS di Malang mengalami penurunan jumlah mahasiswa, kita justru mengalami kenaikan. Tapi, ini menjadi PR bersama untuk menyatukan langkah dan memberikan pelayanan terbaik agar tren positif ini terus berjalan,” tegas Rektor dalam sambutannya.
Ia menambahkan, meskipun kampus menjalankan efisiensi pengeluaran dan optimalisasi income center, pengembangan institusi tidak boleh berhenti agar kesan positif masyarakat terhadap ITN Malang yang terus berbenah tetap terjaga.
Rektor ITN Malang Ir. Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., memberikan arahan pada Pertemuan Awal Semester Ganjil 2026-2027 di Aula Kampus 1. (Foto: Humas ITN Malang)
Tak sekadar bertahan, ITN Malang menggebrak semester baru ini lewat transformasi digital dan modernisasi sarana prasarana. Salah satu terobosan utamanya adalah launching aplikasi My ITN, sebuah platform Single Sign-On (SSO) yang memangkas kompleksitas administrasi akademik dan dosen.
Sistem yang disiapkan selama dua tahun ini sukses melewati tahap migrasi data, berbarengan dengan pengerjaan fasilitas ruang kelas berbasis teknologi pintar guna menunjang kenyamanan belajar mahasiswa. Pihak kampus juga mulai menerapkan pemantauan kinerja dosen berbasis Key Performance Indicator (KPI) yang mencakup tiga pilar utama: pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta kontribusi pengembangan institusi.
Sejalan dengan langkah transformasi tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ir. Jimmy, ST., MT., MM., menyoroti pentingnya penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta penerbitan Buku Pedoman Akademik terbaru. Jimmy menekankan integrasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mengevaluasi capaian pembelajaran lulusan.
Baca Juga : Sering Ceria Belum Tentu Bebas Stres, Maba ITN Malang Diajak Peka Kesehatan Mental Saat Memulai Perkuliahan
“Peran AI di sini adalah membantu kita menyempurnakan kurikulum, mulai dari evaluasi relevansi visi-misi hingga CPL tiap program studi. Melalui pertemuan ini, yang terpenting adalah menyamakan persepsi dan menyatukan langkah untuk menghadapi semester ganjil dengan lebih baik,” ungkapnya.
Penguatan di ranah akademik ini diimbangi pula dengan pembinaan karakter dan kesejahteraan mahasiswa yang dipaparkan oleh Wakil Rektor III, Dr. Hardianto, ST., MT. Ia mendorong seluruh dosen untuk mengambil peran aktif sebagai mentor dan fasilitator yang peka terhadap kesehatan mental mahasiswa.
Suasana acara Pertemuan Awal Semester Ganjil 2026-2027 di Aula Kampus 1. (Foto: Humas ITN Malang)
Upaya ini didukung dengan diresmikannya kembali Gedung UKM Bersama, sosialisasi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) sesuai Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024, serta dorongan partisipasi mahasiswa pada berbagai program Belmawa Kemdiktisaintek seperti PKM, P2MW, PPK Ormawa, dan Magang Berdampak.
Kelancaran seluruh ekosistem digital dan proses pembelajaran modern ini turut ditopang oleh kesiapan infrastruktur teknologi di bawah komando Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTIK). Melalui pengarahan dari Kepala PUSTIK, Ahmad Faisol, ST., MT., sivitas akademika dibekali panduan praktis pemanfaatan layanan Google Workspace guna memastikan proses belajar-mengajar, baik tatap muka maupun blended, dapat berjalan secara optimal dan profesional sepanjang semester ganjil ini. (Mita/Humas ITN Malang)



