Lima Finalis Berbagai Kampus Berlomba Paparkan Inovasi Bahan dan Teknologi Beton di ITN Malang

Juara 2 LKTI Ecive HMS ITN Malang 2021 Semar Adhideva dari Universitas Negeri Sebelas Maret saat mempresentasikan karyanya lewat platform zoom meeting pada Senin (19/04/2021). (Foto: Tangkapan layar zoom meeting Ecive 2021)


Malang, ITN.AC.ID – Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Education of Civil Engineering (Ecive) 2021 baru saja digelar oleh Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), LKTI bertema “Inovasi Bahan dan Teknologi Beton Ramah Lingkungan” memasuki tahap final. Ada 5 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia yang berkompetisi lewat platform zoom meeting pada Senin (19/04/2021).

“Sebelumnya karya tulis sudah masuk ke panitia tanggal 5 April 2021 kemarin. Ada 11 karya dari 11 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah diseleksi kami ambil lima finalis untuk mempresentasikan hasil karyanya,” ujar Renaldy Priya Hutama, Koordinator Ecive 2021 saat dihubungi lewat sambungan whatsapp, Senin (19/04/2021).

Menurut Aldy akrab disapa, LKTI ECIVE diadakan tiap tahun untuk menumbuhkan jiwa kompetensi mahasiswa dalam karya tulis yang dituangkan dalam gagasan atau ide kreatif yang bersifat orisinil, visioner dan implementatif untuk mencari solusi permasalahan yang relevan. “Di sini mahasiswa diharapkan bisa berinovasi untuk membuat (karya tulis) tentang teknologi beton yang kuat sekaligus ramah lingkungan,” jelas Aldy.

Renaldy Priya Hutama, Koordinator Ecive 2021 (dua dari kanan) menyimak presentasi dari Tim Grozova dari Universitas Udayana Bali. (Foto: Tangkapan layar zoom meeting Ecive 2021)

Renaldy Priya Hutama, Koordinator Ecive 2021 (dua dari kanan) menyimak presentasi dari Tim Grozova dari Universitas Udayana Bali. (Foto: Tangkapan layar zoom meeting Ecive 2021)

Dijelaskan Aldy, untuk penilaian lomba pada babak penyisihan dilihat dari format penulisan, orisinalitas, kejelasan dan revelansi gagasan, kebermanfaatan dan aplikatif, kesesuaian dengan tema, nilai guna, inovasi dan kreativitas. Sedangkan penilaian pada babak final fokus pada penguasaan materi, gaya bahasa dalam penyampaian, dan kesesuaian dengan dokumen penawaran.

Pada babak final panitia memberi durasi 25 menit, 15 menit untuk presentasi dan 10 menit tanya jawab. Memang tidak bisa dipungkiri kalau kompetisi secara daring akan banyak hambatan khususnya dalam hal jaringan. Namun, semua bisa teratasi dengan adanya koordinasi antara peserta dan panitia.

Baca juga: Alumni ITN Malang Kupas Manfaat Penggunaan Beton Prategang

“Untuk peserta LKTI tahun ini kualitasnya sangat bagus, mungkin mereka mempersiapkan lomba Ecive tahun ini dengan matang mulai dari persiapan sampai final. Mereka antusias, saya perhatikan sejak mulai acara sampai final peserta sangat bersemangat. Aktif bertanya kepada panitia,” jelas mahasiswa asal Tulungagung ini.

Tim LKTI yang lolos ke babak final antara lain Kuya Pemaknaan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), WTR-Ravindra dari Universitas Wijayakusuma Perwokerto, Semar Adhideva dari Universitas Sebelas Maret Solo, Grozova dari Universitas Udayana Bali, dan Domang Team dari Politeknik Negeri Banyuwangi.

Baca juga:  Pusat Karir ITN Malang Temukan Job Seeker dengan Perusahaan Lewat Virtual Job Fair

“ Untuk pemenang juara akan diumumkan pada kuliah tamu hari Sabtu 24 April 2021 besok. Saya harap dengan diadakannya Ecive 2021 ini selain sebagai ajang pengembangan diri juga sebagai sarana silaturahmi dengan teman-teman dari kampus lain sehingga terbina relasi antar kampus, ” harapnya.

Perlu diketahui sebagai pemenang LKTI Eciv 2021 adalah juara 1 Kuya Pemaknaan (Institut Teknologi Bandung), juara 2 Semar Adhideva (Universitas Negeri Sebelas Maret) dan juara 3 Wtr-Ravindra (Universitas Wijayakusuma Purwokerto). (mer/Humas ITN Malang)

itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC