Kunjungi Panti, Umat Kristen ITN Malang Tingkatkan Kepekaan dan Kepedulian Terhadap Sesama

Ketua Pelaksana Panitia Natal ITN Malang 2020, B. Romy Sukma Adi bersama Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni saat menyerahkan bantuan ke Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur, Sukun, Kota Malang pada awal Maret 2021. (Foto: Istimewa)


Malang, ITN.AC.ID – Kepekaan dan kepedulian umat Kristen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terhadap sesama begitu terasa. Terbukti, di tenggah masa pandemi masih menyempatkan diri melakukan bakti sosial ke Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai, Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Malang, dan Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur, Sukun, Kota Malang pada awal Maret 2021 yang lalu.

Ketua Pelaksana Panitia Natal 2020 ITN Malang, B. Romy Sukma Adi mengatakan, bakti sosial merupakan program tiap tahun sebagai rangkaian perayaan Natal. Biasanya usai perayaan natal dan sebelum perayaan pekan suci Paskah diadakan kegiatan bakti sosial.

Pengurus Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai, Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Malang, (kiri) menerima panitia Natal ITN Malang 2020, Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni  dan Markus Mulyadi. (Foto: Istimewa)

Pengurus Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai, Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Malang, (kiri) menerima panitia Natal ITN Malang 2020, Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni dan Markus Mulyadi. (Foto: Istimewa)

“Setelah ibadah Natal tahun kemarin maka kami panitia Natal 2020 juga ada kegiatan berbagi yang sudah menjadi tradisi. Karena masih pandemi, maka diputuskan kegiatan berbagi hanya di lingkup Malang Raya. Panitia yang menyerahkan bantuan juga dibatasi hanya tiga orang dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Bagaimanapun kita tetap harus menjaga diri,” ujar Romy saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang beberapa waktu lalu.

Dikatakan Romy, Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur saat dikunjungi dalam kondisi lockdown. Dikarenakan dari 300-an penghuni panti ada sekitar 170 anak berkebutuhan khusus (ABK) yang positif Covid-19. Maka, untuk penyerahan bantuan diberikan di pos yang berlokasi di teras panti dan diterima oleh para suster dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Spiritnya memang berbagi kasih. Kita tidak bisa hanya mengasihi diri kita sendiri, tapi di luar sana masih banyak orang-orang yang membutuhkan kasih sayang dari kita. Perayaan dan rangkaian Natal yang diadakan tiap tahun ini semoga semakin merekatkan kita,” harap Romi.

Baca juga: Perayaan Natal Bersama 2020 ITN Malang, jadi Momentum Saling Mengasihi dan Menjaga

Sementara itu Markus Mulyadi salah satu panitia yang ikut kegiatan menerangkan, panitia Natal 2020 sebelumnya telah mensurvei tempat untuk kegiatan bakti sosial sekaligus menggali kebutuhan penghuni panti. Seperti halnya Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai dimana penghuninya adalah manula lebih membutuhkan pampers dewasa serta susu dan obat-obatan.

“Kami survei dulu mereka kebutuhannya apa saja agar tepat sasaran. Untuk panti jompo yang diharapkan bantuan pampers sesuai ukuran, obar-obatan, susu dan sembako. Dan untuk Panti Asuhan Bhakti Luhur selain sembako ada juga hand sanitizer dan masker,” beber Markus. Di Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai ketiga panitia yakni B. Romy Sukma Adi, Markus Mulyadi, dan Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni, SH, masih diperbohkan bertemu dengan penghuni panti.

Baca juga:  Kapel St Thomas Aquinas ITN Malang Gelar Pekan Suci Paskah 2021

Kepekaan panitia menagkap momentum dengan kondisi Indonesia pada masa pandemi diutarakan oleh Yuli sapaan akrab Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni. Menurut Yuli, saat pandemi seperti sekarang ini ternyata donatur yang biasa memberi bantuan ke panti berkurang. Sehingga tema bakti sosial ‘Semakin beriman, semakin solider’ sangatlah tepat. Kepekaan untuk menangkap momentum lebih solider untuk yang membutuhkan.

“Kita selalu diingatkan dengan ajaran kasih, lebih membersihkan diri kepada Tuhan dan kepada sesama. Kepekaan masing-masing individu (civitas akademika ITN Malang) kepada sesama luar bisa. Ini terbukti banyaknya bantuan baik dalam bentuk logistik maupun uang tunai yang masuk ke panitia,” ungkap Yuli. Bahkan di akhir kegiatan bakti sosial masih ada kelebihan dana yang kemudian di masukkan ke donasi banjir di Nusa Tenggara Timur yang terjadi pada awal bulan April ini. (me/Humas ITN Malang)

itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC