Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE (kanan) dengan Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Drs Sidik Priyono saat bertukar cenderamata pada momen MoU di SMKN 6 Malang, Kamis (08/04/2021). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Dunia pendidikan dituntut untuk selalu berkembang dan berinovasi dalam mengantarkan anak didiknya masuk ke dunia industri maupun ke perguruan tinggi. Hal inilah yang mendasari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Kota Malang menggandeng Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Link and Match antara SMK Negeri 6 Malang dan ITN Malang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE menyatakan, ada link and match yang bisa dilakukan antara ITN Malang dan SMKN 6 Malang. ITN Malang memiliki beberapa program studi yang bisa diambil oleh siswa SMKN 6 Malang ketika meneruskan kuliah di Kampus Biru. Apalagi program studi tersebut merupakan program studi unggulan yang ada di SMKN 6 Malang. Hal ini terkait pula dengan program pendidikan empat tahun yang juga dijalankan oleh SMKN 6 Malang.

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE memberi sambutan di SMKN 6 Malang. (Foto: Yanuar/humas)

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE memberi sambutan di SMKN 6 Malang. (Foto: Yanuar/humas)

“Hari ini ITN melaksanakan MOU dengan SMK Negeri 6 Malang. Dengan adanya kerja sama ini, nanti kami bisa mengevaluasi mata pelajaran atau nilai SKS yang sudah ada (di ITN Malang). Berkaitan pula dengan siswa yang melaksanakan pendidikan empat tahun di SMK. Diharapkan ketika mereka melanjutkan kuliah tidak lagi menempuh 144 SKS, namun bisa jadi di bawahnya. Karena, ada pengakuan terhadap mata pelajaran yang sudah mereka tempuh selama empat tahun di SMK,” jelas rektor saat ditemui usai penandatangan MoU di SMKN 6 Malang, Kamis (08/04/2021).

Menurut Prof Lomi, kerjasama ITN Malang dengan SMKN 6 Malang meliputi beberapa bidang yakni, informasi dan jaringan, teknik mesin, material, dan juga teknik sipil. “Ini merupakan program studi yang cukup tua di ITN Malang dan sudah menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten di masyarakat. Sehingga, sudah sepatutnya adik-adik SMK memilih program studi tersebut,” ujar Prof Lomi.

Baca juga: Salurkan Potensi Lulusan, MKKS SMK Swasta Kabupaten Malang Jajaki Kerjasama dengan ITN Malang

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 6 Malang Drs Sidik Priyono berharap empat hal bisa terealisasi dari kerjasama tersebut. Pertama, siswa yang menempuh pendidikan empat tahun saat masuk ke perguruan tinggi khususnya ITN Malang tidak perlu lagi mengulang materi yang sama. Kedua, kurikulum yang dipakai di SMK bisa disinkronkan dengan materi yang ada di ITN Malang, sehingga program pendidikan empat tahun ada pengakuan. Ketiga, pengabdian masyarakat menyangkut proses pembelajaran kepada para guru untuk meningkatkan angka kredit. Dan keempat, kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa di ITN Malang.

“Kalau dilihat ada kesamaan dari keenam jurusan di SMK kami dengan di ITN. Kalau program empat tahun yang banyak kesamaan ada di jurusan IT. Kemudian, kami juga ada jurusan Teknik Sipil, Kontruksi Jembatan Irigasi dan Jalan (KJIJ), yang kami coba masukkan ke Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP),” jelas Sidik.

Baca juga:  ITN Malang Masuk 100 Besar Perguruan Tinggi di Indonesia, Prof Suprapto Ingatkan Wisudawan 4C

SMKN 6 Malang juga berencana mengusulkan program empat tahun di jurusan manufacturing, dan berharap bisa disinkonkan dengan jurusan Teknik Mesin ITN Malang. “Sehingga nanti anak-anak saat melanjutkan program yang empat tahun tidak mubazir, karena sudah ada pengakuan martikulasi. Itu yang sedang kami persiapkan. Harapan ke depan siswa-siswi kami bisa menimba ilmu dari ITN dan mendapatkan yang terbaik. Serta bagi yang berkesempatan ingin melanjutkan (ke ITN Malang) ada pengakuan (martikulasi),” tutup Sidik. (me/Humas ITN Malang)

 272 total views,  1 views today

image_pdfimage_print