Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST MT menyerahkan potongan tumpeng kepada Kaprodi Teknik Kimia S-1 Mohammad Istnaeny Hudha, ST MT sebagai tanda resminya perpindahan Prodi Teknik Kimia ke Kampus 2 ITN Malang, Selasa (23/03/2021). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Akhirnya Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pindah lokasi. Prodi yang bernaung di bawah Fakultas Teknologi Industri (FTI) ini semula berlokasi di kampus 1 sekarang telah bergabung dengan fakultasnya di kampus 2 di Jalan Raya Karanglo KM 2 Malang.

Kepindahan Prodi Teknik Kimia tersebut otomatis juga memindahkan semua aktifitas perkuliahan dan laboratorium ke kampus 2. Perpindahan Prodi Teknik Kimia juga berbarengan dengan perpindahan Prodi Teknik Informatika dari tempat lama ke tempat baru di Gedung Elektro.

Pemotongan tumpeng untuk Prodi Teknik Informatika (ki-ka): Kaprodi Teknik Informatika S-1, Suryo Adi Wibowo, ST, MT; Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST MT dan Ketua P2PUTN Ir Kartiko Ardi Widodo, MT. (Foto: Yanuar/humas)

Pemotongan tumpeng untuk Prodi Teknik Informatika (ki-ka): Kaprodi Teknik Informatika S-1, Suryo Adi Wibowo, ST, MT; Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST MT dan Ketua P2PUTN Ir Kartiko Ardi Widodo, MT. (Foto: Yanuar/humas)

Menurut Rektor ITN Malang Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, proses perpindahan Prodi Teknik Kimia sudah lama direncanakan. Namun, baru awal tahun ini bisa terealisasi. Dengan bergabungnya Teknik Kimia di kampus 2, maka lengkap sudah delapan prodi dalam naungan FTI dalam satu lokasi.

“Menurut saya, ruangan-ruangan di kampus 2 sangat representatif dibandingkan ruangan lama (kampus 1). Kedepannya hubungan antar prodi di FTI juga akan semakin baik dan kolaborasi antar jurusan ditingkatkan. Karena sudah dalam satu lokasi,” jelas rektor pada sambutan tasyakuran yang digelar secara sederhana di kampus 2 pada Selasa (23/03/2021).

Dengan berkumpulnya prodi FTI rektor berharap, antar prodi bisa saling berkolaborasi, baik dalam riset maupun kegiatan lainnya. “Informatika dan Kimia risetnya harus dikembangkan dan saling berkolaborasi antar prodi. Dengan begitu ITN akan semakin maju, ini tugas bersama. Saat ini, dengan adanya otonomi daerah ada kecenderungan daerah merekrut (SDM) dari universitas yang ada di daerah. Peran kita membawa nama ITN supaya daerah berpaling dan memilih alumnus dari ITN Malang,” harap rektor.

Baca juga: Teknik Kimia Tawarkan Magang Enam Bulan, Siapkan Lulusan Terjun ke Dunia Industri

Sementara, Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST MT menyampaikan, dengan bergabungnya Teknik Kimia di kampus 2, maka diharapan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) akan berjalan semakin lancar. Begitupun komunikasi prodi dan fakultas juga semakin lancar, dan bersinergi untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada mahasiswa. Dengan begitu animo mahasiswa baru semakin besar masuk ITN Malang.

“Saya mewakili civitas kampus 2 mengucapkan selamat datang kepada Teknik Kimia untuk menjalankan kegiatan PBM di kampus 2. Dan selamat kepada Teknik Informatika menempati ruangan baru, dengan suasana baru di Gedung Teknik Elektro,” ujar Ellysa yang juga menyampaikan terima kasihnya kepada institusi, karena telah memfasilitasi kepindahan kedua prodi.

Keinginan ITN Malang menjadi kampus terintegrasi di kampus 2 sudah dicanangkan sejak dahulu. Road map kampus yang megah telah dibuat dengan konsep jangka panjang, sehingga di tahun 2025-2030 kampus terintegrasi akan terealisasi. Namun dalam perjalanan tidak mudah, apalagi dengan dinamika saat ini harus melalui sebuah tahapan. Hal ini disampaikan oleh Ketua P2PUTN Ir Kartiko Ardi Widodo, MT.

Baca juga:  Prodi Teknik Informatika S-1 dan LSP Komputer Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi

“Ada skala prioritas. Ketika masing-masing prodi tidak dalam satu atap, maka akan banyak tantangan, kesulitan dan hambatan dalam berkoordinasi. Proses perpindahan ini memang tidak mudah. Maka saya sangat berterimakasih kepada Teknik Informatikan dan Teknik Kimia telah melakukan perpindahan,” kata Kartiko.

Masih menurut Kartiko, ketika satu demi satu prodi melakukan perpindahan ke kampus 2, maka kampus pun akan melaukan pembenahan. Kartiko berharap semua elemen saling bahu membahu memperbaiki ketika ada yang kurang.

“Kita melakukan perpindahan satu demi satu tentunya masih ada yang kurang dan harus dibenahi. Mari kita sama-sama memperbaikinya untuk perkembangan ITN Malang lebih baik lagi,” tutupnya. (me/Humas ITN Malang)

 816 total views,  1 views today

image_pdfimage_print