Akrab, Rektor ITN Malang Dr.Ir.Kustamar, MT (kiri) menyambut hangat kedatangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggrai, Kanisius Nasak, SE di kampus 1 ITN Malang, Jumat (06/03/2020). (Foto: Yanuar/humas)

Akrab, Rektor ITN Malang Dr.Ir.Kustamar, MT (kiri) menyambut hangat kedatangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggrai, Kanisius Nasak, SE di kampus 1 ITN Malang, Jumat (06/03/2020). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID — Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mendapat kepercayaan Pemerintah Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kepercayaan ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT dan Pemkab. Manggarai, di kampus 1, Jumat (06/03/2020).

Dikatakan rektor, ITN Malang sudah bekerjasama dengan beberapa pemerintah daerah, terkait dengan kewilayahan, sumber daya manusia, bimtek, pengiriman mahasiswa ke ITN Malang lewat beasiswa pemerintah daerah dan lain sebagainya. Inti jalinan kerjasama dengan pemerintah daerah harus saling menjaga antar kedua belah pihak. Institusi Perguruan Tinggi juga diuntungkan, dengan adanya dosen turun ke lapangan bisa sekalian mengajak mahasiswa.

“Saya senang (kerjasama dengan Pemkab. Manggarai), jadi mahasiswa nantinya tidak asing lagi di lapangan. Seperti kata menteri pendidikan, bahwa institusi harus mendekatkan kampus (mahasiswa) dengan lapangan,” kata Kustamar.

Rektor berharap kerjasama akan berjalan dengan baik dan aman. Kualitas perencanaan tertata dengan baik, administrasi aman dan selesai tepat waktu, serta hasilnya memuaskan.

 

Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT (dua dari kiri) foto bersama menggunakan kain tenun songket Manggarai NTT. (Foto: Yanuar/humas)

Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT (dua dari kiri) foto bersama menggunakan kain tenun songket Manggarai NTT. (Foto: Yanuar/humas)

 

“Nanti, hasil laporannya kami minta ijin untuk dijadikan buku. Semua dokumen yang ada bisa menjadi bahan pembelajaran di kelas. Sebagian (buku) nanti juga akan kami berikan ke pemkab. Buku tersebut bisa untuk mengajar, sedangkan data-data yang segar dan bagus diolah dan dipublikasikan,” imbuh rektor yang sekaligus ahli pengairan ini berharap kerjasama dengan Kampus Biru ITN Malang bisa memiliki nilai lebih.

Dalam jangka waktu 5 tahun, kerjasama ITN Malang dan Pemkab Manggarai akan diawali dengan revisi RT RW. Ini sangat penting untuk pemerintah daerah serta bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wilayah wisata. Menurut rektor, ukurannya adalah wilayah tidak mengalami banjir. Sehingga konservasinya ditata menjadi suatu kawasan yang terencana mulai dari zonasi sampai isi.

Baca juga: Totalitas Kerjasama, ITN Malang Dampingi Pemkab Ende Sampai Pusat

“Master plan ditata. Indikatornya tidak akan terjadi banjir lagi. Maka yang perlu dibenahi sistem transportasi, misalnya jalan. Ujungnya tetap ke kepuasan masyarakat. Semua jurusan di ITN Malang bisa terlibat, mulai Arsitektur, Pengairan (Sipil), Geodesi dan lain sebagainya,” tutur Rektor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggrai, Kanisius Nasak, SE yang turut hadir mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada ITN Malang. Menurutnya respon ITN Malang terhadap kebutuhan pemerintah daerah sangat baik.

“ITN Malang responnya cepat. Saat saya telepon mas Ardy (panggilan akrab Ardiyanto Maksimilianus Gai, ST.,M.Si, dosen PWK ITN Malang) langsung diangkat, dan merespon maksud saya. MoU 5 tahun ini saya pastikan selalu ada kegiatan tiap tahunnya. Saya berharap ITN segera menindaklanjuti rencana review RTRW bulan Juni yang akan kami ajukan ke DPR,” kata Kanisius Nasak. (me/humas)

Baca juga: Pepatran Bawa Mahasiswa ITN Malang Juarai Lomba Karya Terbaik Studio Perencanaan Tata Ruang

150 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini