Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT menyampaikan sambutan pada wisuda ke-63 ITN Malang Periode I Tahun 2020, Sabtu (14/03/2020). (Foto: Yanuar/humas)

Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT menyampaikan sambutan pada wisuda ke-63 ITN Malang Periode I Tahun 2020, Sabtu (14/03/2020). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pada Wisuda ke-63 Periode I Tahun 2020 meluluskan 320 wisudawan. Upacara pengukuhan dipimping langsung oleh Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT di kampus 2 pada Sabtu (14/03/2020). Sebanyak 25 persen wisudawan mulai dari jenjang Diploma, Sarjana, hingga Pasca Sarjana lulus berpredikat dengan pujian, 51 persen wisudawan lulus berpredikat sangat memuaskan, dan 24 persen wisudawan lulus berpredikat memuaskan.

Sesuai dengan visi ITN Malang untuk mewujudkan keunggulan dalam bidang peningkatan kualitas SDM serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan, upaya peningkatan kualitas SDM mahasiswa dilakukan dengan sasaran membentuk karakter dan meningkatkan ilmu dan pengetahuan. Sedangkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan dilakukan dengan program penelitian dan hilirisasi hasil. Luaran dari hasil penelitian dosen tidak hanya berupa buku dan artikel ilmiah, akan tetapi inovasi dilindungi paten yang diarahkan pada proses komersialisasi.

Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT mengukuhkan 320 Wisudawan pada wisuda ke-63 ITN Malang Periode I Tahun 2020. (Foto: Yanuar/humas)

Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT mengukuhkan 320 Wisudawan pada wisuda ke-63 ITN Malang Periode I Tahun 2020. (Foto: Yanuar/humas)

“Di ITN Malang pembentukan karakter dilakukan dengan memberi wawasan dan pembiasaan. Caranya dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai hal, seperti peribadatan, kewirausahaan, manajerial dan kepemimpinan. Sementara untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan beragama, maka di dalam kampus dibangun masjid, gereja, dan pura pada lokasi yang berdekatan,” beber Rektor.

Kampus Biru ITN Malang juga selalu meningkatkan kompetensi lulusan dengan penerapan sistem pembelajaran yang mengutamakan proses atau Sistem Pembelajaran Tuntas. Keuntungannya evaluasi pembelajaran dilakukan sedini mungkin, dan jika terdapat kekurangan segera diadakan penanganan khusus. Dengan sistem ini, diharapkan semua mahasiswa tidak ada lagi yang tidak lulus, serta bisa lulus tepat waktu.

Baca juga: Koordinator LLDIKTI Wilayah VII Jatim, Prof. Dr.Ir. Soeprapto, DEA, Minta Dosen Belajar dari Prof Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT

“Bukan hanya itu, upaya membangun lingkungan belajar dengan atmosfir akademik yang menyerupai dengan kondisi dunia kerja kami lalukan. ITN Malang tengah mengupayakan pembangunan “laboratorium” skala industri, menjalin kerja sama dengan berbagai mitra industri barang dan industri jasa,” imbuh Rektor di hadapan wisudawan dan orang tua.

Di sisi lain para dosen ITN Malang terus meningkatkan kualitas materi belajar, dengan memperkaya buku-bukunya dari hasil penelitian, abdimas, dan laporan hasil konsultansi. Di sini juga melibatkan mahasiswa dalam proses kegiatan penelitian, abdimas, dan konsultansi.

“Oleh karenanya para mahasiswa telah selesai mengikuti rangkaian proses dalam pendidikan yang cukup panjang, maka kami yakin semua telah siap berpartisipasi dalam pembangunan bangsa dan Negara ini,” tutup rektor asal Blitar ini. (me/humas).

Baca juga: Rektor Tekankan Mahasiswa Bidikmisi Disiplin dan Ikuti Proses

 237 total views,  3 views today

image_pdfimage_print