Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT memberikan penjelasan terkait kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, di ruangannya Kamis (05/03/2020). (Foto: Mita/humas)

Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT memberikan penjelasan terkait kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, di ruangannya Kamis (05/03/2020). (Foto: Mita/humas)


Malang, ITN.AC.ID — Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sekali lagi mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk kesekian kalinya Kampus Biru akan menerima mahasiswa penerima beasiswa program “Investasi Manusia Seperempat Abad” Pemkab Gowa. Kabar baik ini disampaikan Rektor ITN Malang Dr.Ir. Kustamar, MT sekembalinya dari lawatan ke Pemkab Gowa pada Selasa (03/03/2020) yang lalu. Ada lima Perguruan Tinggi yang diundang dan sekaligus mempresentasikan profil masing-masing kampus, yakni Udayana Bali, Gajahmada, ITB, UI serta ITN Malang.

“Kami berangkat ke Gowa sebagai tindah lanjut MoU antara ITN Malang dan Bupati Gowa. Tahun ini melanjutkan program beasiswa Pemkab Gowa, insyallah ITN Malang akan menerima 10 mahasiswa (penerima beasiswa). Jadi, siswa yang ingin studi ke bidang pariwisata bisa ke Udayana, pertanian ke IPB, dan tentu saja kalau ingin kuliah di teknik ya ke ITN Malang,” beber Rektor saat ditemui di kantornya, Kamis (05/03/2020).

 

Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan, SH.,MH., saat menghadiri dan memberikan sambutan pada wisuda ke-59 awal tahun 2018 yang lalu. (Foto: Yanuar/humas)

Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan, SH.,MH., saat menghadiri dan memberikan sambutan pada wisuda ke-59 awal tahun 2018 yang lalu. (Foto: Yanuar/humas)

 

Perlu diketahui, sebelumnya Kampus Biru mulai tahun 2014 telah menerima mahasiswa penerima beasiswa dari Pemkab Gowa sebanyak 35 mahasiswa. Semua mahasiswa tersebut sebagain besar lulus lebih cepat dari pemrograman Strata Satu (S-1), dan sebagian sisanya lulus tepat waktu. Bahkan sebagain besar dari mereka menyandang predikat dengan pujian dan predikat sangat memuaskan.

Baca juga: Raih IPK Tertinggi pada Wisuda ke-60 Inilah Sosok Mahasiswa Teknik Kimia ITN Malang Asal Gowa

“Nanti tetap ada seleksi. Di pemkab ada seleksi, di ITN juga ada seleksi. Kalau ke ITN memakai seleksi online. Data portofolio antara yang masuk ke pemkab dan ke ITN digabungkan, tetapi pada intinya harus sesuai dengan persyaratan pemerintah sana (Gowa),” imbuh rektor.

Dikatakan Rektor, Pemkab Gowa menginginkan ada peningkatan sumber daya manusia hard skill dan soft skill dari mahasiswa penerima beasiswa. Oleh karenanya penerima beasiswa harus bisa menghafal beberapa juz dalam Al Quran. Selain itu dilengkapi pula perjanjian dengan orang tua terkait pengembalian anggaran beasiswa jikalau mahasiswa tersebut tidak serius dan putus di tengah jalan.

“Luar biasanya mahasiswa yang lulus dari beasiswa ini tidak harus kembali ke daerah (mengabdi ke Pemkab Gowa). Mereka bisa pergi dan bekerja di mana saja. Belum banyak pemerintah daerah yang mempunyai program seperti ini. Kebanyakan yang terjadi, saat memberi beasiswa pemkab berharap (mewajibkan) lulusan kembali (mengabdi) ke daerahnya,” puji rektor asal Blitar ini. (me/humas)

Baca juga: Spesial, Bupati Gowa Hadiri Perayaan Wisuda ke-60 ITN Malang

17 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini