Ketua Rukun Ibu ITN Malang, Ir. Ari Mukti, MT, secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada Choirul Huda, pengurus Panti Asuhan Yasibu, Sabtu (21/12/19). (Foto: Yanuar/ Humas ITN Malang)

Ketua Rukun Ibu ITN Malang, Ir. Ari Mukti, MT, secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada Choirul Huda, pengurus Panti Asuhan Yasibu, Sabtu (21/12/19). (Foto: Yanuar/ Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Bakti sosial sudah menjadi kegiatan rutinitas bagi Rukun Ibu Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, terutama di lingkungan Malang Raya. Di akhir tahun 2019 giliran Panti Asuhan Yasibu, yang beralamat di Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang yang dikunjungi oleh sekitar 45 anggota Rukun Ibu Kampus Biru, Sabtu (21/12/19).

Panti Asuhan Yasibu yang memiliki 35 anak asuh ini memang pantas menjadi tempat bakti sosial. Pasalnya kondisi panti memang perlu bantuan secara finansial. Awalnya menurut Ketua Rukun Ibu ITN Malang, Ir. Ari Mukti, MT, rukun ibu berencana menyumbang barang kebutuhan dan sejumlah uang, namun akhirnya uang tersebut diganti dengan material bahan bangunan.

“Di Yasibu ini bangunanya masih minim, sebagian masih dalam proses pembangunan. Jadi kami memberikan bantuan yang bermanfaat dalam bentuk bahan material, bahan pokok, dan barang-barang kebutuhan lainnya sesuai kebutuhan panti,” ujar Ari.

Berbeda dengan bahan material yang harus dibeli, untuk barang-barang kebutuhan pokok dan lainnya panitia bakti sosial membuka partisipasi dari para anggota. Anggota rukun ibu diberi keleluasaan untuk menyumbang barang sesuai dengan kemampuannya.

“Luar biasa partisipasi dari anggota rukun ibu, responnya sangat tinggi. Bahkan sampai malam hari masih ada yang ingin setor bantuan.Tapi, maaf kami tolak, karena semua sudah kami packing. Semoga kedepannya kegiatan ini bisa kami agendakan kembali, sehingga semakin meningkat rasa simpati, empati dan kepedulian anggota rukun ibu bagi sesama,” imbuh Direktur Teknik PDAM Kota Malang ini.

Di Panti Asuhan Yasibu, rombongan Rukun Ibu ITN Malang diterima dengan sangat baik oleh Bapak Choirul Huda sebagai pengurus panti. Bapak yang akrab disapa Huda ini menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan ibu-ibu ITN Malang. Ia juga berharap antara Yasibu dan ITN Malang bisa terus menjalin bersilaturahmi.

“Kami menyampaikan terimakasih atas kasih sayang ibu-ibu sekalian kepada anak-anak panti. Semoga dibalas oleh Tuhan dengan balasan yang sempurna, kesehatan dan rezeki yang melimpah, dan semoga segala hajat ibu-ibu dimudahkan oleh Allah,” kata Huda.

Anggota Rukun Ibu ITN Malang foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Yasibu. (Foto: Yanuar/ Humas ITN Malang)

Anggota Rukun Ibu ITN Malang foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Yasibu. (Foto: Yanuar/ Humas ITN Malang)

Yasibu sendiri menampung anak asuh dari dalam dan luar Malang. Memiliki dua bangunan utama yang sudah jadi dan bisa dipakai, yakni bangunan untuk tempat tinggal serta sebuah musholla yang merangkap sebagai tempat belajar.

Baca juga: Eratkan Silaturahmi, Rukun Ibu ITN Malang Terima Kunjungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) LLDIKTI Wilayah VII Jatim

Fadil Muhamad salah satu relawan menuturkan, Yasibu telah memiliki dua bangunan utama. Satu bangunan sebagai tempat tinggal dan bangunan musholla merangkap sebagai tempat belajar. Untuk penghasilan sehari-hari mereka tidak mengandalkan dari donatur, namun pengurus mengajarkan kepada anak panti dengan berwirasusaha berjualan aneka keripik dan ternak lele.

“Kami re-packing keripik buah sebagi oleh-oleh khas Malang bermerek Yasibu, selain itu juga ada penjualan sembako dan ternak lele,” kata Fandi. (mer/humas)

Baca juga: Peringati Maulid Nabi, Mahasiswa Teknik Elektro Industri Terapan ITN Malang Putar Film di Panti Asuhan

73 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini