Ibra Moch. Isdes, Mantan Asisten Penelitian Dosen jadi Wisudawan Terbaik ITN Malang

Kuliah di Teknik Kimia tidak melulu berkutat dengan rumus-rumus kimia. Bagi Ibra Moch. Isdes, belajar di Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang merupakan pengalaman luar biasa. Tidak hanya belajar tentang keteknikan kimia saja, tapi juga mengenai wirausaha dengan membuat produk sendiri. Tentunya bekal penelitian yang memadai bisa menghasilkan produk yang unik, bagus, serta bermanfaat.

“Saya membuat minuman mix fruit and vegetable. Minuman ini terbuat dari dari bayam merah, kacang merah, buah bit, dan jambu biji merah,” terang Ibra. Minuman hasil karyanya ini merupakan hasil penelitian sebagai syarat mengajukan tugas akhir.

Pria kelahiran Blitar 22 tahun yang lalu ini menceriterakan cara membuat minuman instan. Awalnya bahan baku seperti bayam merah dan nuah bit setelah dipotong dadu di-blancing agar warnanya tidak hilang. Kacang merah direbus, jambu dipotong dadu, kemudian semua bahan diblender jadi satu dan diambil sarinya. Air sari tersebut ditambahkan filer (sukrosa dan tween 80) kemudian di-mixer sampai berbusa.

Busa ini nantinya yang digunakan sebagai bahan serbuk instan. Caranya, busa diletakkan di atas loyang beralaskan kertas roti, lalu dioven selama 6 jam dengan suhu rendah 65 derajat. Setelah kering kemudian diblender sampai menjadi bubuk halus dan diayak. “Nah, jadilah serbuk instan, yang tinggal diseduh untuk dikonsumsi,” bebernya.

Menurut Ibra, minuman serbuk instan yang kaya zat besi ini banyak manfaatnya. Khususnya bagi penderita anemia dan disminor (delepen) bagi wanita. Karena mengandung zat besi dan kalsium, juga vitamin C tinggi. Selain warnanya menarik, rasanya juga manis dan segar. Produk ini juga sudah diuji cobakan pada 25 wanita penderita disminor dan sangat membantu meredakan sakit.

Sebenarnya bukan hal asing lagi bagi Ibra dalam hal penelitian. Selama kuliah di Teknik Kimia, putra dari ibu Siti Musyafaroh ini sudah sering ikut penelitian dosen. Antara lain penelitian bioetanol dari alga merah dan spirulina, produk makanan dan kosmetik dari spirulina, serta pembudidayaan spirulina. “Ini, saya sebagai asisten penelitian dari almarhumah Prof.Ir. Tri Poespowati, MT,” ujarnya.

 

Ibra Moch. Isdes, Mantan Asisten Penelitian Dosen jadi Wisudawan Terbaik ITN Malang

Ibra Moch. Isdes, Mantan Asisten Penelitian Dosen jadi Wisudawan Terbaik ITN Malang

 

Sedangkan skripsinya sendiri, Ibra membuat pra rencana pabrik dengan judul: ‘Pra Rencana Pabrik Etilen Dibromida dari Etilen dan Brom dengan Proses Brominasi’, berlokasi di Cikande, Banten. Lokasi dipilih untuk memudahkan transportasi bahan baku etilen dari PT Chandra Asri dan impor brom dari India. Pabrik ini juga rencananya menghasilkan produksi dengan kapasitas 50 ribu per ton/ tahun. Etilen Dibromida sendiri merupakan bahan kimia untuk campuran pembuatan lilin, pewarna pada cat, resin, dan anti knocking.

Hasil jerih payahnya selama 3,5 tahun pun terbayar sudah dengan Ibra menjadi wisudawan terbaik ITN Malang pada Wisuda ke-61 Periode I Tahun 2019, dengan IPK 3,86. (me/humas)

 229 total views,  1 views today

image_pdfimage_print