Ketua LLDIKTI Wilayah VII: ITN Malang Harus Bisa Kalahkan Perguruan Tinggi Negeri

Rektor baru Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang resmi dilantik pada Kamis (28/02/19). Prof.Dr.Ir. Soeprapto, DEA., Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, dalam sambutannya langsung memberikan tantangan kepada Dr.Ir. Kustamar, MT., rektor periode 2019-2023.

Menurut Ketua LLDIKTI, ITN Malang menduduki urutan ke-70 dari 4.600 PTN PTS se-Indonesia, menurutnya ini merupakan posisi yang bagus. sedangkan di Jawa Timur, ITN menduduki nomor 11 perguruan tinggi swasta. “Kalau (kategori) institut ITN selalu nomor satu sejak dulu. Maka tahun depan sebisa mungkin prestasi ITN bisa ditingkatkan menjadi urutan ke-20 (dalam urutan nasional PTN dan PTS),” ujar Soeprapto.

Kepada rektor baru Soeprapto berharap ITN selanjutnya bisa menjadi nomor satu, tidak hanya dalam kategori institut swasta namun juga bisa mengalahkan institut negeri. Selama ini Institut Teknologi Surabaya (ITS) sebagai institut negeri dalam bidang teknologi memiliki kualifikasi yang cukup baik. Sedangkan ITN Malang sebagian institut swasta unggul dengan risetnya.

“Karena sudah nomor satu PTS (institut) se-Jatim, maka kalahkan yang PTN. ITN Malang itu anaknya ITS, biasanya anak lebih maju dan sukses dari pada orang tuanya. Jadi ITN harus kalahkan ITS,” kata alumnus ITS yang mempunyai misi PTS di Jatim harus bisa mengalahkan PTN ini.

 

Ketua LLDIKTI Wilayah VII: ITN Malang Harus Bisa Kalahkan Perguruan Tinggi Negeri

Ketua LLDIKTI Wilayah VII: ITN Malang Harus Bisa Kalahkan Perguruan Tinggi Negeri

 

Kedepan posisi semua perguruan tinggi dihadapkan pada era revolusi industri 4.0. ITN Malang diminta bisa berada di depan dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya tenaga pengajar. “Tingkatkan pembelajaran dan kompetensi dosen, supaya tidak terlindas oleh arus revolusi industri 4.0,” tandasnya. (mer/humas)