Rektor ITN Malang Bersyukur Pura ITN Malang Siap Dibangun

Pembangunan lima tempat ibadah menjadi komitmen Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sehingga tidak hanya unggul di bidang teknologi, namun juga di keimanan dan ketakwaan. Ini terbukti dengan mulai didirikannya pura di kampus II ITN Malang. Pembersihan atau peryucian tanah dan pengukuran (nyikut karang) dari lokasi yang akan digunakan sebagai pura sudah dilaksanakan pada Selasa (19/2/19). Ritual pemujaan dilakukan oleh beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang beragama Hindu.

“Bersyukur bahwa ITN Malang bisa mendirikan tiga tempat ibadah, masjid, gereja, dan pura. Hari ini pemujaan untuk membersihkan hal-hal yang mengganggu dari kegiatan pembangunan pura. Tempat ini (lahan) memang harus dibersihkan, itu syarat utama dalam pendirian pura,” ujar rektor.

Menariknya lokasi pura bersandingan dengan kapel yang dalam tahap pembangunan, dan masjid yang sudah berdiri sebelumnya. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Rektor ITN Malang, Dr.Ir. lalu Mulyadi, MT., Ketua Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN), serta Dr.Eng.Ir. I Made Wartana, MT., Wakil Rektor III, serta alumni ITN Malang.

 

Rektor ITN Malang Bersyukur Pura ITN Malang Siap Dibangun

Rektor ITN Malang Bersyukur Pura ITN Malang Siap Dibangun

 

Rektor menjelaskan, ITN Malang sejak awal pendiriannya berkomitmen tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), tapi juga harus diimbangi dengan Imtak (iman dan takwa). “ITN Malang perguruan tinggi yang nasionalis, harus mengakomodir semua mahasiswa yang ada di kampus dalam hal beragama. Kalau kedua ini (Iptek dan Imtak) dipenuhi akan tercapai karakter yang diinginkan (Iptek dan Imtak),” jelas alumnus UTM Malaysia ini.

Nantinya, pura dengan luas lahan 20×40 meter persegi ini akan digunakan sebagai tempat ibadah mahasiswa yang beragama Hindu. “Masyarakat sekitar kampus yang ingin beribadah di pura ITN, diharapkan bisa memberi suri teladan (contoh) pada mahasiswa,” katanya. (mer/humas)