Pembangunan Tempat Ibadah Semua Agama di ITN Malang Diapresiasi Dirjen Kemenristek Dikti

Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan RISTEKDIKTI, Dr. Muhammad Dimyati, M.Sc. Apresiasi ini disampaikan Dimyati saat menghadiri undangan Seminar Nasional dan Aplikasi Teknologi di Industri (SENIATI) 2019, di kampus II Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

“Dari sekian ribu institusi di Indonesia, ITN Malang masih sempat memperhatikan dan menyediakan tempat ibadah dari berbagai agama. Ini mesti kita jaga dan pelihara bersama,” ujarnya, Sabtu (02/02/19). Di acara tersebut Dimyati juga memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-50 kepada ITN Malang. Dimyati berharap ke depannya ITN Malang menjadi institusi perguruan tinggi yang mampu menjadikan teknologinya sebagai nation brand yang membanggakan bangsa.

Menurut Dimyati, Indonesia mempunyai keragaman yang luar biasa dalam berbagai hal, termasuk agama. Sehingga suatu kampus seperti halnya ITN Malang yang mempunyai nuansa keragaman, kampus tersebut akan lebih soft dalam melakukan berbagai hal dibandingkan kampus yang homogen.

Apalagi dengan dikeluarkannya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Lingkungan Kampus. “Adanya peraturan menteri no 55 tentang mahasiswa, maka kampus didorong dengan adanya heterogenitas supaya anak-anak muda belajar tentang perbedaan. Sehingga dalam dunia kerja saat menemui perbedaaan mereka (sudah) terbiasa. Dan upaya ITN Malang dari awal dalam hal agama itu sangat bagus,” puji Dimyati yang menyelesaikan S-2 dan S-3 di Kyoto University ini. (me/humas)

24 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini