Tingkatkan Keahlian Teknik Mesin D-3 Kunjungi Kampuh Welding Indonesia

Teknik Mesin D-3 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang merupakan jurusan berbasis skill, sehingga mahasiswa dituntut harus memiliki keahlian khusus. Peningkatan skill tersebut selain diasah di kampus juga perlu ditingkatkan lewat studi banding seperti ke Kampuh Welding Indonesia di Surabaya, Sabtu (17/11/18). Kampuh Welding Indonesia merupakan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dalam bidang teknologi las yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Di sini (Kampuh Welding Indonesia) bisa memberikan keahlihan setaraf internasional khususnya di bidang pengelasan. Harapannya dengan skill mahasiswa meningkat, maka setelah lulus pekerjaan yang akan mendatangi mereka bukan malah sebaliknya,” ujar Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT.

 

Tingkatkan Keahlian Teknik Mesin D-3 Kunjungi Kampuh Welding Indonesia

Tingkatkan Keahlian Teknik Mesin D-3 Kunjungi Kampuh Welding Indonesia

 

Untuk itu sebanyak 16 mahasiswa dengan antusias melihat satu persatu kegiatan di Kampuh Welding. Mulai dari proses potong dengan plasma, melihat praktek proses pengelasan dengan alat-alat yang dipakai dalam perusahaan, proses pemberian materi pengelasan di kelas, serta mengunjungi bengkel.

Rombongan mahasiswa ITN Malang diterima oleh Eddy Jatmiko, Wakil Direktur Kampuh Welding Indonesia Surabaya. Selain studi banding Program Studi Teknik Mesin D-3 juga menjajaki peluang kerjasama. “Kami juga membicarakan kerjasama dengan mereka. Tentunya kerjasama dalam peningkatan keahlian mahasiswa. Karena di sana (Kampuh Welding) juga memiliki sertifikasi internasional,” tandas Aladin. (me/humas)

405 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini