Mahasiswa ITN Malang Disuguhi air Bersih Siap Minum

Ada hal menarik saat mahasiswa Teknik Lingkungan berkunjung ke PDAM Delta Tirta Sidoharjo beberapa waktu yang lalu. 59 mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini disuguhkan dengan air bersih yang siap diminum. Tentu saja hal ini mengagetkan mahasiswa karena sebelumnya mereka melihat sendiri sumber air baku berasal dari air sungai yang penuh sampah dan tanaman enceng gondok.

Namun kekhawatiran mereka terhapus tatkala melihat langsung proses pengolahan air bersih yang sudah melewati berbagai tahapan dan juga sudah melewati tes laboratorium. Bahkan uji lab dilakukan tiap dua jam sekali. “Rasanya ya seperti air mineral pada umumnya. Air PDAM sudah layak dikonsumsi setelah melewati beberapa pemrosesan serta uji lab. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Jacinta Pereira, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL).

Mahasiswa ITN Malang Disuguhi air Bersih Siap Minum

Mahasiswa ITN Malang Disuguhi air Bersih Siap Minum

Kunjungan ke PDAM Delta Tirta Sidoharjo ini merupakan rangkaian dari kegiatan study excursie (SE) mahasiswa Teknik Lingkungan. Selain ke PDAM, mereka juga mengunjungi TPA Talangagung Kepanjen, dan IPAL PT Pier Pasuruan.

Mahasiswa semester 6 ini menjelaskan, tujuan SE selain untuk menunjang ilmu di bangku kuliah juga untuk menambah wawasan. “Tiga tempat ini mewakili kebutuhan mahasiswa Teknik Lingkungan, karena mata kuliah kami konsentrasinya ke masalah sampah, air limbah, dan air bersih. Jadi untuk SE kami sesuaikan dengan tiga konsentrasi tersebut,” beber Aboe pangilan Jacinta Pereira.

Pada kenyataannya begitulah fakta di lapangan. Mahasiswi asal Atambua NTT ini mengungkapkan, saat mereka melihat bak sedimentasi di PDAM Delta Tirta Sidoharjo menurut teori, kalau air sudah masuk ke bak sedimentasi seharusnya benar-benar tidak ada sampah. “Ini berbeda dengan teori yang kami terima, kenyataannya masih ada saja sampah-sampah kecil di sana,” ungkapnya.

Menurut Aboe SE sangat penting karena mahasiswa akan mendapat ilmu baru dan melihat secara langsung kondisi di lapangan. “Dengan SE maka kami dapat ilmu baru dan memperkuat keyakinan kenapa kami harus kuliah di Teknik Lingkungan,” katanya. (mer/humas)

 187 total views,  2 views today

image_pdfimage_print