Dalam regulasi, pembaharuan Akreditasi Institusi dilakukan tiap 5 tahun sekali. Tetapi tidak menutup kemungkinan adanya percepatan akreditasi setelah Dikti melihat potensi yang dimiliki oleh suatu perguruan tinggi. ITN Malang telah mendapatkan Akreditasi Institusi B selama 3 tahun dan trendnya naik sehingga Dikti membidik ITN untuk meningkatkan status akreditasi menjadi A.

“Sebenarnya masih 2 tahun lagi sesuai jadwal ITN mengajukan akreditasi. Tapi melihat ITN memiliki potensi, maka Dikti mengundang ITN dalam sosialisasi percepatan akreditasi,” tutur Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., Rektor ITN Malang didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik saat ditemui di kantornya, Kamis (22/6).

Sedangkan Wakil Rektor I menjelaskan, status LPPM yang mengalami lompatan dari kluster binaan ke utama, di dalamnya ada kinerja dosen. Serta sudah lima kali mendapatkan Anugerah Kampus Unggul (AKU) dari Kopertis dan menjadi PTS kategori institut terbaik di Jatim. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan Dikti.

Tidak tanggung-tanggung, Dikti hanya memberi waktu 6 bulan kepada ITN Malang untuk berbenah diri. Kesempatan yang tergolong pendek ini diterima oleh rektor dan seluruh pimpinan serta didukung oleh P2PUTN (Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional).

Percepatan ini mendorong dibentuknya tim khusus untuk menghadapi dan mempersiapkan akreditasi A. Secara umum menurut Wakil Rektor I, tim difokuskan dalam dua hal, antaranya evaluasi diri dan persiapan borang. Evaluasi diri menyiapkan suatu rangkaian informasi kondisi ITN dan strategi kegiatan, mencakup Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (RENSTRA).

Untuk penyusunan Borang Akreditasi mencakup 7 poin standar. Menurut Kustamar ITN Malang sudah on the track untuk meraih akreditasi Institusi A. Hal ini karena sistem tata kelola diperbaiki, dibuat otomatis dengan pemanfaatan berbagai aplikasi yang dibuat sendiri oleh SIM (Sistem Informasi Management) ITN. Seperti halnya LP2M, RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan pengelolaan laporan kinerja dosen, pengelolaan data kenaikan jabatan fungsional dosen, kesejahteraan pegawai dengan sistem tunjangan kinerja. Kemahasiswaan dibangun sistem kredit prestasi semuanya memanfaatkan sistem online. Semoga kerja keras & segala daya upaya akan menghantar ITN Malang meraih Akreditasi Institusi “A”. (mer/yul/humas)

227 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini