Back

Tinggalkan Balapan Liar, Mari Bergabung dengan Drag Bike ITN Malang

Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, menjadi sirkuit pelaksanaan Mesin S-1 ITN Drag Bike 2019. (Foto: Istimewa)


 

Selama ini kebanyakan event-event besar drag bike diselenggarakan oleh perusahaan swasta bersifat komersial. Maka, apa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil S-1 (HMM S-1) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang patut diacungi jempol. Pasalnya HMM S-1 ITN Malang mampu mengadakan event tahunan drag bike yang pesertanya berasal dari berbagai daerah seluruh Indonesia.

Seperti pengakuan Dicky Tectona Sidha, salah satu panitia event Mesin S-1 ITN Drag Bike 2019. Bila melihat acara di Surabaya beberapa waktu lalu acara serupa hanya diikuti oleh 250 peserta. Sedangkan ITN Malang saat event ITN Drag Bike 2019 yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu, (5/5/19) bisa menarik 494 peserta. “Peserta hampir 500 ini merupakan pencapaian tersendiri bagi kami,” aku mahasiswa semester 8 ini.

Mahasiswa asal Ngawi ini mengungkapkan, event drag bike sebenarnya sasaran utamanya adalah pembalap liar yang sering beraksi di jalanan. Namun, menurutnya terkadang pembalap liar terlalu awam atau kurang pengetahuan tentang drag bike resmi. “Jadi, pembalap liar tersebut enggan mengikuti drag bike resmi, karena yang resmi tentu memiliki regulasi dan prosedur. Nah, tentunya ini tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh pembalap liar itu sendiri,” terang Dicky.

Menjadi tantangan sendiri bagi HMM S-1 untuk mewadahi mereka kedepannya. Terobosan-terobosan baru perlu dilakukan seperti membuka kelas lomba baru dan lain sebagainya. “Tentunya kami akan membuka kelas-kelas baru yang sesuai dengan keinginan mereka, namun tetap mengacu pada regulasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim,” pungkasnya.

 

Dua pembalap sedang mempersiapkan diri di garis start. (Foto: Istimewa)
Dua pembalap sedang mempersiapkan diri di garis start. (Foto: Istimewa)

 

Semua kegiatan besar Himpunan Mahasiswa Mesin S-1 kembalinya bermuara pada kampus biru ITN Malang. Melibatkan panitia mahasiswa jurusan mesin dan himpunan, HMM berharap kegiatan-kegiatan himpunan akan membantu mempertahankan akreditasi A Teknik Mesin, serta mengangkat akreditasi kampus.

“Kami ingin dengan antusiasme peserta drag bike kali ini bisa berdampak pada akreditasi kampus. Kami juga membawa misi menyebarkan nama baik kampus dan jurusan kepada masyarakat bahwa ITN bisa,” pungkasnya. (me/humas)

Copyright - PERKUMPULAN PENGELOLA PENDIDIKAN UMUM DAN TEKNOLOGI NASIONAL - ITN MALANG - Powered by - PUSTIK 2023