Sebanyak 1.500 takjil gratis siap dibagikan ke masyarakat yang melintas di seputaran traffic light ITN Malang kampus 1. (Foto/Istimewa)

Sebanyak 1.500 takjil gratis siap dibagikan ke masyarakat yang melintas di seputaran traffic light ITN Malang kampus 1. (Foto/Istimewa)


 

Pembagian 1.500 takjil gratis menutup rangkaian Gema Ramadhan 2019 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Bertempat di seputar perempatan traffic light ITN Malang kampus 1, takjil dibagikan kepada pengguna jalan baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki, Selasa (28/5/19).

Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, Ketua Gema Ramadhan menuturkan, 1.500 takjil ini dihimpun dari sumbangan dosen dan staff ITN Malang. Bahkan 1.500 takjil gratis tersebut melebihi target. “Alhamdulillah takjil gratis melebihi target. Semula rencananya hanya 1.000 takjil gratis ternyata sampai terkumpul 1.500 takjil,” ujar Aladin.

Bertagline “Ramadhan Berbagi” selain pembagian takjil gratis panitia Gema Ramadhan sebelumnya juga berbagi lewat sahur on the road. Diawali pada Senin, (22/5/19), sahur on the road dilakukan di area pasar besar Kota Malang dan berakhir di alun-alun Kota Malang.

Menurut Hilman Felani penaggungjawab kegiatan mengatakan, pembagian nasi untuk sahur di pasar besar karena di sana banyak sekali orang yang akan memulai aktifitas kerja, seperti pedagang, abang becak dan lain sebagainya.

“Ada 50 bungkus makanan yang dibagikan kepada abang becak, warga dan para pedagang yang akan memulai kegiatannya di hari itu,” kata mahasiswa Teknik Sipil ini.

 

Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, Ketua Gema Ramadhan ikut membagikan nasi saat sahur on the road di Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Kota Malang. (Foto/Istimewa)

Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT, Ketua Gema Ramadhan ikut membagikan nasi saat sahur on the road di Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Kota Malang. (Foto/Istimewa)

 

Sedangkan sahur on the road kedua dilakukan di hari Selasa (28/5/19). Target lokasinya masih sama di pasar besar Kota Malang, namun ditambah sampai Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Kota Malang.

“Di rumah sakit tidak semua orang sakit. Ada sanak saudara yang menemani, dan mereka tentu kesusahan mencari makanan saat sahur. Jadi, kami panitia ingin membantu untuk berbagi semoga berkah,” terangnya.

Lewat berbagi di bulan Ramadhan ini panitia berharap, umat muslim khususnya civitas akademika ITN Malang semakin sadar bahwa masih banyak orang yang membutuhkan uluran tangan. “Semoga kedepannya saat Ramadhan lebih banyak yang berpartisipasi untuk berbagi,” tutupnya. (mer/humas)