Dr.Ir. Kustamar, MT., Ahli Pengairan Resmi Jabat Rektor ITN Malang 2019-2023

Dr.Ir. Kustamar, MT., resmi dilantik menjadi Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang periode 2019-2023, Kamis (28/02/19). Ahli pengairan ini dilantik oleh Ketua P2PUTN, Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., dan menjadi rektor ke 10 ITN Malang menggantikan Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., yang telah habis masa baktinya. Turut hadir pula dalam acara pelantikan, Prof.Dr.Ir. Soeprapto, DEA., Kepala Lembaga Layanan Dikti (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Wali Kota Malang, beberapa perwakilan pimpinan daerah, serta para kolega dan mitra ITN Malang.

Kustamar dalam sambutannya akan mengolaborasikan potensi dan sumber daya yang ada di ITN Malang. Menurutnya ITN Malang dalam pembelajarannya mengutarakan proses, prinsip orang belajar bisa berhasil dengan aktif melakukan sesuatu. Untuk itu sumber-sumber belajar baru juga perlu diangkat, dengan mendekatkan sistem pembelajaran sesuai kondisi lapangan. Apalagi dosen ITN banyak mendapatkan kepercayaan menyelesaikan permasalahan di lapangan. Proyek yang dijalankan oleh dosen tersebut hasilnya bisa ditulis dalam bentuk buku untuk pembelajaran.

“Saya berencana mengembangkan sistem blended learning, antara keilmuwan di dalam kampus dan di industri. Hasilnya nanti pasti sangat luar biasa, (mahasiswa) ke luar dari ITN bisa langsung bekerja,” ungkapnya, dengan membuka kerjasama ITN Malang dengan investor/perusahaan, langkah itu niscaya akan terwujud. Untuk itu pengembangan konten dan sarana pendukung juga akan menjadi salah satu prioritas bagi Kustamar.

Dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat, Kustamar yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor I ITN Malang ini akan memperkuat publikasi dengan hilirisasi. Hasil inovasi setelah didaftarkan hak paten akan diterapkan di kampus, kemudian baru dipublikasikan. Menurutnya perlu adanya komersialisasi hasil penelitian guna menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus sebagian salah satu sumber pendanaan.

“Mohon support-nya. Sehingga penggalangan dana dari sumber non mahasiswa bisa bertambah. Dengan begitu pada akhirnya PTS bisa bersaing dengan kampus negeri karena pendanaan akan lebih kuat lagi,” katanya.

 

Dr.Ir. Kustamar, MT., Ahli Pengairan Resmi Jabat Rektor ITN Malang 2019-2023

Dr.Ir. Kustamar, MT., Ahli Pengairan Resmi Jabat Rektor ITN Malang 2019-2023

 

Rektor asal Blitar ini juga mengapresiasi kinerja dan siap meneruskan pekerjaan rumah rektor pendahulunya. Pembangunan masjid, kapel, dan pura dalam periode rektor lama memang tidak mudah. Namun baginya yang lebih sulit bagaimana menghidupkan suasana dan harmonisasi. “Kita bisa membuat suatu model kehidupan bersama dimana antar umat bisa berinteraksi dengan baik. Semoga ini nantinya bisa ditiru dan dikembangkan di tempat lain,” tutupnya. (mer/humas)